Cari Blog Ini
Kamis, 22 Mei 2014
Iblis Menggugat Tuhan: The Madness of God & The Men Who Have The Elephant
Novel ini awalnya tak menggelitik ku namun entah kenapa tiba-tiba novel ini jatuh tepat di bawah mata kakiku…apakah pertanda ini harus aku miliki…lihat judulnya yang amat kontroversial membuatku agak jenggah, jujur aku penikmat sastra uniq,religi dan lebih cenderung ke arah penceritaan tentang sejarah peradaban bangsa, namun bukan novel yang kerap membuat kening berkerut…
Namun mungkin sudah rezeki nya si penulis novel, akhirnya berakhirlah antrianku di ujung kasir, lalu terjadilah transaksi dan novel yang setebal 332 halaman publish tahun 2006 oleh Dastan Books ini berakhir di dalam tas ku juga
Novel yang di tulis oleh Da’ud ibn Tamam ibn Ibrahim al-Shawni dan di terjemahkan kembali oleh Bima Sudiarto dan Elka Ferani ini ternyata setelah di baca membuatku benar-benar harus mengerutkan kening dan mulai berpikir ulang lagi, banyak sisi ekstrem dalam novel ini yang begitu berani penyajiannya.
sedikit review akan novel ini Kau bilang Adam berdosa gara-gara hasutanku? Kalau begitu, atas hasutan siapa aku melakukan dosa? Aku sebenarnya melakukan apa yang Dia perintahkan, dan aku sepenuhnya patuh pada keinginan Allah. Mau bagaimana lagi? Tak ada ruang yang luput dari kuasa-Nya. Aku bukanlah tuan bagi keinginanku sendiri.
Aku menyembah Allah selama 700 ribu tahun! Tak ada tempat tersisa di langit dan bumi di mana aku tak menyembah-Nya. Setiap hari aku berkata pada-Nya, “Ya Allah, anak keturunan Adam menolak-Mu, namun Engkau tetap bermurah hati dan meninggikan mereka. Tapi aku, yang mencintai dan memuja-Mu dengan pemujaan yang benar, Engkau buat menjadi hina dan buruk rupa.”
Jujur saat kalimat ini muncul pada bagian lembaran novel ini aku merinding membacanya….membayangkan bagaimana pergumulan dahsyat sang penulis saat akan membuat untaian kalimat yang amat amazing untuk ku ini, berapa pegangan yang harus dia siapkan sebagai pendamping saat mau menghadirkan setiap dialog yang akan terjadi.
Dan kembali ke tukilan review novel ini ” Lihatlah segala penderitaan dan kesengsaraan yang telah ditimpakan-Nya atas dunia ini. Lihatlah betapa Monster itu melakukan semuanya hanya untuk menghibur diri! Jika ada yang terlihat murni, dibuat-Nya ternoda! Jika ada yang manis, Dia buat masam! Jika ada yang bernilai, dibuat-Nya jadi sampah! Dia tak lebih dari sekadar Badut dan Pesulap Murahan, Pembohong Gila! Dan kegilaan-Nya masih terus membuatku lebih gila lagi!
The Madness of God menjadikan ketergelinciran Iblis, dan dakwaannya kepada Tuhan karena telah “menyesatkannya”, sebagai landasan bagi pertanyaan-pertanyaan mengenai kemungkinan kehendak-bebas di hadapan kemahakuasaan Tuhan. Pertanyaan yang berulang kali diajukan adalah: jika Tuhan Mahakuasa, dan tiada sesuatu pun yang dapat terjadi di luar kehendak-Nya, maka bagaimana mungkin makhluk dapat disalahkan karena dosa-dosanya?
Seiring dengan bergulirnya cerita, pembaca akan tenggelam dalam keyakinan tentang keesaan, kemahakuasaan, dan keadilan Tuhan. The Madness of God penting dibaca oleh para monoteis yang kritis. Shawni meramu adikaryanya ini dengan gayanya yang amat unik dan khas. Novel ini, terlepas dari judulnya yang provokatif, merupakan usaha Shawni dalam menyelaraskan keimanannya dengan akalnya.
Yang pasti setelah baca ini hal akhir yang aku lakukan adalah menghirup udara sepuas-puas-nya dan kembali ku hembuskan dengan perlahan, novel ini hampir menguras sebagaian energiku.
Namun sedikit saranku bagi yang ingin membaca buku atau novel ini kusarankan bacalah hingga selesai dan dengan pehaman agama yang sudah kuat, jangan membaca setengah-tengah atau berhenti di tengah di jalan selesaikan hingga benar-benar selesai, bahkan akupun membacanya hingga tiga kali hanya untuk meyakinkanku kembali untuk mentelaah dan mengkajinya lagi.
Hebat untuk sang penulis, yang meramu dialog begitu terkesan mistis buatku….” dan memang Tuhan dan iblis itu tidak pernah tidur “
Kamis, 15 Mei 2014
Pengertian Kegelisahan
PENGERTIAN KEGELISAHAN
Kegelisahan
berasal dari kata gelisah (bukan geli-geli basah lho, hehehe) , yang
berarti tidak tenteram hatinya, selalu merasa khawatir, tidak tenang,
tidak sabar, cemas. Sehingga kegelisahan merupakan hal yang
menggambarkan seseorang tidak tenteram hati maupun perbuatannya, merasa
khawatir, tidak tenang dalam tingkah lakunya, tidak sabar ataupun dalam
kecemasan.
Kegelisahan hanya dapat diketahui dari gejala tingkah
laku atau gerak-gerik seseorang dalam situasi tertentu.Kegelisahan
merupakan salah satu ekspresi dari kecemasan, Sigmund Freud ahli
psikoanalisa berpendapat, bahwa ada tiga macam kecemasan yang menimpa
manusia yaitu kecemasan kenyataan (obyektif), kecemasan neorotik dan
kecemasan moril. Banyak yang menilai kegelisahan ada macam-macam
diantaranya adalah kegelisahan negatif dan positif yang di artikan
sebagai berikut :
“Kegelisahan negatif” adalah kegelisahan yang berlebih-lebihan, atau yang melewati batas,
yaitu kegelisahan yang berhenti pada titik merasakan kelemahan, di mana
orang yang mengalaminya sama sekali tidak bisa melakukan perubahan
positif atau langkah-langkah konkret untuk berubah atau mencapai tujuan
yang diinginkan, yaitu kegelisahan dalam ‘menanti-nanti’ sesuatu yang
tidak jelas atau tidak ada. Tentu saja hal ini merupakan ancaman bagi
eksistensi manusia sebagai kesatuan yang integral.
“Kegelisahan positif” merupakan dasar kehidupan atau sebagai kesadaran yang dapat menjadi spirit
dalam memecahkan banyak permasalahan, atau sebagai tanda peringatan,
kehati-hatian dan kewaspadaan terhadap bahaya-bahaya atau hal-hal yang
datang secara tiba-tiba dan tak terduga. Ia juga merupakan kekuatan
dalam menghadapi kondisi-kondisi baru dan dapat membantu dalam
beradaptasi. Singkatnya, ia merupakan faktor penting yang dibutuhkan
manusia. Sedangkan “kegelisahan negatif” jelas sangat membahayakan,
seperti gula pada darah; ketika ketinggian kadarnya membahayakan
kesehatan manusia.
SEBAB-SEBAB ORANG GELISAH
Sebab-sebab
orang gelisah adalah karena pada hakekatnya orang takut kehilangan
hak-haknya. Hal itu adalah dari akibat dari suatu ancaman, baik ancaman
dari luar maupun dari dalam. Contoh : Bila ada suatu tanda
bahaya (bahaya banjir, gunung meletus, atau perampokan), orang tentu
akan gelisah. Hal itu disebabkan karena bahaya itu mengancam akan
hilangnya beberapa hak orang sekaligus, misalnya hak hidup, hak milik,
hak memperoleh perlindungan, hak kemerdekaan hidup, dan mungkin hak nama
baik. Kalau misalnya, kentongan dipukul secara terus-menerus dan
disambung bersaut-sautan makin lama makin dekat, tentu orang-orang akan
gelisah. Geranga apakah yang akan terjadi? Meskipun berita peristiwa
belum ada, tetapi yang jelas itu merupakan tanda bahaya.
Jadi
pada intinya penyebab utama timbulnya rasa kegelisahan pada seseorang
adalah karena adanya rasa takut yang berlebihan karena takut kehilangan
atas haknya.
USAHA-USAHA MENGATASI KEGELISAHAN
Mengatasi kegelisahan ini
pertama-tama harus mulai dari diri kita sendiri, yaitu kita harus
bersikap tenang. Dengan sikap tenang kita dapat berpikir jernih,
sehingga segala kesulitan dapat kita atasi. Cara lain yang mungkin juga
baik untuk digunakan dalam mengatasi kegelisahan atau kecemasan yaitu
dengan memerlukan sedikit pemikiran. Pertama-tama, kita tanyakan kepada
diri kita sendiri (introspeksi), akibat yang paling buruk yang
bagaimanakah yang akan kita tanggung atau yang akan terjadi.
Cara
yang paling ampuh untuk mengatasi kegelisahan adalah kita memasrahkan
diri kepada Tuhan. Kita pasrahkan nasib kita sepenuhnya kepada Tuhan
karena Tuhan pasti memilihkan jalan yang terbaik untuk hamba-Nya, jadi
mengapa kita harus merasa gelisah jika Tuhan melindungi hamba-Nya.
KETERASINGAN
Keterasingan
berasal dari kata terasing, dan kata ini berasal dari kata dasar asing.
Kata asing berarti sendiri, tidak dikenal orang. Sehingga kata terasing
berarti tersisihkan dari pergaulan, terpisahkan dari yang lain atau
terpencil. Jadi kata keterasingan berarti hal – hal yang berkenaan
dengan tersisihkan dari pergaulan, terpencil atau terpisah dari yang
lain. Terasing atau keterasingan adalah bagian hidup manusia. Sebentar
atau lama orang pernah mengalami hidup dalam keterasingan, sudah tentu dengan sebab dan kadar yang berbeda satu sama lain.
KESEPIAN
Kesepian
berasal dari kata sepi yang berarti sunyi atau lenggang, sehingga kata
kesepian berarti merasa sunyi atau lengang, tidak berteman. Setiap orang
pernah mengalami kesepian, karena kesepian bagian hidup manusia. Lama
rasa sepi itu bergantung kepada mental
orang dan kasus penyebabnya. Kesepian itu akibat dari keterasingan.
Keterasingan dapat disebabkan sikap buruk seperti sombong, angkuh, keras
kepala, yang membuat manusia diasingkan oleh kehidupan sosialnya.
KETIDAKPASTIAN
Ketidak
pastian berasal dari kata tidak pasti artinya tidak menentu, tidak
dapat ditentukan, tidak tahu, tanpa arah yang jelas, tanpa asal – usul
yang jelas. Itu semua dapat disebabkan karena pola pikir yang kurang
bisa terfokus (konsentrasi).
Sebagai permisalan ketidak pastian
adalah tentang kelulusan yang terkadang dapat menyebabkan kegelisahan.
Lulus dan tidak lulus bisa jadi faktor
yang menentukan status atau karir seseorang dalam hidupnya. Ketidak
pastian dalam memprioritaskan kelulusan suatu jenjang pendidikan dapat
merugikan ataupun membuat karir terancam.
USAHA-USAHA MENGATASI KETIDAKPASTIAN
Ketidakpastian
selalu menyertai kita. Kita tidak bisa menghindari ketidakpastian
tersebut sebab kemanapun kita pergi ketidak- kepastian akan selalu
mengikuti kita, bahkan kalaupun kita diam
saja. Ketidakpastian bukan untuk dihindari tetapi untuk kita atasi.
Allah menciptakan ketidakpastian, tentu saja kita sudah diberi potensi
untuk bisa mengatasinya. Ingat selalu bahwa Allah tidak akan memberikan
tugas kepada kita yang diluar kesanggupan kita.
"Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya." (QS.Al-Baqarah:286)
Apa potensi yang telah Allah berikan kepada kita untuk mengatasi ketidakpastian tersebut? Akal dan hati.
Dengan
akal Anda akan mencari cara lain saat satu cara tidak berhasil. Dengan
kata lain salah satu cara kita bisa mengatasi ketidakpastian ialah
dengan kreatifitas kita. Kita perlu melatih kreatifitas kita agar lebih
banyak lagi ide-ide yang bisa kita gunakan atau kita pilih untuk mengatasi ketidakpastian.
Sering orang beranggapan bahwa kalau dia tidak kreatif.
Saya ulangi disini bahwa kreatifitas bisa dipelajari.
Yang
kedua adalah hati. Jika hati Anda bersemangat untuk mencapai sesuatu,
anda akan terus bekerja dengan penuh ketekunan. Anda akan tekun mencari
solusi-solusi baru dan dengan tekun pula menerapkan solusi baru
tersebut.
Ketidakpastian selalu menyertai kita, jangan lari,
percuma. Yang perlu dilakukan ialah gunakanlah kreatifitas Anda untuk
mencari solusi-solusi baru dan tetaplah semangat untuk mengaplikasikan
solusi-solusi tersebut. Sisanya kita serahkan kepada Allah SWT.
Kita
seringkali selalu berfokus kepada hasil, padahal hasil itu adalah
keputusan dari Allah apakah kita sudah melakukan ikhtiar dan do'a
semaksimal mungkin.
Selasa, 13 Mei 2014
10 Kebaikan di balik senyuman
Senyum mungkin bagi kita adalah hal yang sederhana dan mudah, cukup menarik sudut bibir ke arah samping dan menampakkan gigi. Namun tidak sesederhana itu, kadang tersenyum saat-saat tertentu sangatlah sulit. Terlebih jika kita tidak “mood” untuk tersenyum.Senyum mempunyai hubungan erat dengan karakter seseorang, karena tidak sedikit ditemukan sifat individu yang “murah senyum”. Senyum banyak dikaitkan dengan perasaan hati, kondisi jiwa dan mood. Senyum dapat mempengaruhi kesehatan, tingkat stres dan daya tarik kita. Senyum juga dipercaya sebagai salah satu jalan jika ingin awet muda. Senyum diketahui mempunyai manfaat untuk kesehatan, di antaranya yaitu :
- Senyum membuat kita lebih menarik. Kita akan selalu tertarik pada orang yang selalu tersenyum. Orang yang selalu tersenyum punya daya tarik tersendiri. Wajah yang berkerut, cemberut, membuat orang menjauh dari kita , tetapi sebaliknya senyum bisa membuat mereka tertarik.
- Senyum mengubah mood kita. Ketika kita merasa jatuh atau “down” cobalah untuk tersenyum. Mungkin saja mood kita akan berubah menjadi lebih baik.
- Senyum dapat merangsang orang lain tersenyum. Ketika seseorang tersenyum maka senyum tersebut akan membuat suasana menjadi lebih cerah, mengubah mood orang lain yang ada disekitarnya dan membuat semua orang menjadi senang. Orang yang suka tersenyum membawa kebahagiaan buat orang yang ada di sekitarnya. Seringlah tersenyum maka anda akan disukai oleh banyak orang.
- Senyum dapat mengurangi stres. Stres secara nyata dapat muncul di wajah anda. Senyum membantu mencegah kesan bahwa kita sebenarnya sedang lelah atau merasa “down”. Jika anda sedang stres cobalah untuk tersenyum, maka stres anda akan berkurang dan anda akan merasa lebih baik untuk membuat langkah selanjutnya.
- Senyum meningkatkan sistem imun (kekebalan) tubuh anda. Senyum dapat membantu kerja imun tubuh agar dapat bekerja dengan baik. Ketika anda tersenyum, fungsi imun meningkatkan kemungkinan anda menjadi lebih rileks.
- Senyum menurunkan tekanan darah anda. Ketika anda tersenyum, maka tekanan darah anda akan menurun. Jika anda tak percaya, anda boleh mencobanya sendiri, jika anda memiliki alat pengukur tekanan darah di rumah anda.
- Senyum mengeluarkan endorphins (pereda rasa sakit secara alami) dan serotonin. Beberapa studi telah menunjukkan bahwa senyum dapat merangsang pengeluaran endorphin, pereda rasa sakit yang alami, serta serotonin. Senyum memang obat yang alami.
- Senyum dapat melenturkan kulit wajah dan membuat anda terlihat lebih muda. Otot-otot yang digunakan untuk tersenyum ikut membuat anda terlihat lebih muda. Jika anda ingin sesuatu yang beda, maka berikan senyum anda sepanjang hari, maka anda akan terlihat lebih muda dan merasa lebih baik.
- Senyum membuat anda tampak sukses. Orang yang tersenyum terlihat lebih percaya diri dalam menjalani hidupnya. Cobalah tersenyum saat anda melakukan pertemuan dan saat ada janji. Rekan-rekan kerja, sahabat, orang-orang terdekat anda akan merasakan sesuatu yang berbeda.
- Senyum membuat anda tetap positif. Senyumlah! Lalu sekarang cobalah berpikir sesuatu yang negatif tanpa berhenti tersenyum. Sulitkan? Karena ketika anda tersenyum maka senyum tersebut akan mengirimkan sinyal ke tubuh anda bahwa “hidup anda saat ini baik-baik saja”.
Langganan:
Postingan (Atom)


